Mengapa Milenial Market

Berapa banyak diantara kita yang rela ketinggalan dompet dibanding smartphone? Berapa banyak orang tua yang memilih merk mobil tertentu berdasarkan referensi dari anaknya ? Berapa banyak kaum ‘kekinian’ yang merengek minta jatah pulsa ke orang tuanya atau terpaksa main ke taman kota sekadar untuk mendapatkan wifi gratis kota demi bisa update status atau karena takut dibilang fakir kuota, yah inilah era digital yang acap disebut generasi Z, namun kali ini saya akan coba membincangkan generasi Y alias generasi milenial, ya bukan apa-apa karena saya termasuk generasi ini jadi lebih masuk untuk mengelaborasinya, Im A Millennial.

Generasi Milenial adalah Anak-anak Muda yang lahir antara tahun 1980-1995, populasi dunia terbanyak saat ini dengan persebaran yang merata di setiap negara. Sebuah generasi yang menandai perubahan abad.

Generasi Milenial/understanding this generation saat ini banyak diperbincangkan oleh berbagai kalangan di luar Indonesia khusunya, mereka sangat memahami potensi market yang sangat besar, pasar yang akan segera mendominasi. Berbagai riset mereka lakukan untuk memahami karakter Gen Y ini, Pew Researh Center misalnya secara gamblang menjelaskan keunikan generasi milenial dibanding generasi-generasi sebelumnya. Selain tidak bisa dilepaskan dari Internet dan hiburan (menghabiskan waktu 18 jam sehari untuk media) generasi ini memiliki perhatian cukup besar terhadap aspek sosial dan mengekspresikan hal tersebut dalam banyak hal.

konsumsi-pekerjaan-219x300

Ada potensi pasar sebesar $1.4 Triliun pertahun pada tahun 2020 yang disumbang oleh Gen Y, 58% dari Total populasi Generasi Milenial suka berbelanja, 20% hobi Wisata, dan 65% hobi kuliner. Ini menunjukan Potensi market yang sangat luar biasa, Sedangkan pengaruh pada sektor perusahaan pada tahun 2025 proporsi SDM mulai entry level, staff dan mid manajemen 75% nya akan diduduki oleh Gen Y. hal seperti ini sebetulnya bisa terlihat di beberapa perusahaan teknologi, Gen Y sudah mendominasi proporsi SDM nya.

MillennialInfographic2_600

Bagaimana dengan Indonesia, dengan total populasi 250 juta jiwa dan diprediksi menjadi 270 juta jiwa di tahun 2025, Negara dengan populasi terbesar keempat ini proporsi Gen Y nya akan melebihi 60% nya negara ini akan menjadi sasaran empuk para produsen dari belahan dunia bersaing ketat dengan para generasi kedua dan ketiga para konglomerat super kaya di Indonesia untuk merebut’hati’ memenangkan persaingan merebut Milenial Market di Tanah Air tercinta.

hmm.. bagaimana dengan kita, tentunya optimisme yang harus di utamakan, ditengah-tengah kondisi anak muda yang ngehek, clicking monkey dimana-mana, kita mempunyai kesempatan, daya saing yang tak kalah dengan mereka, Kita lebih memahami local market dibanding mereka, untuk urusan funding ada puluhan Venture Capital milik konglomerat lokal dengan valuasi Triliunan rupiah semacam Sinar Mas Digital Ventures, Emtek, aCommerce, dsb yang siap memberikan seed funding.

Sudah saatnya menjadi bangsa yang produktif, menjadi market leader di Tanah Air tercinta.

Photo Credit by : Millennial Week

 

 

Advertisements